Sabtu, 16 Mei 2020

MENULIS DI MEDIA CETAK


Oleh : Eni Setyowati, S.Pd.

(Disarikan dari Materi 32 Kuliah Belajar Menulis Online Gelombang 8)
Narasumber : Dra.RAHMI WILANDARI,M.Pd.
RABU, 13  MEI 2020  Pukul 13.00 – 15.00 WIB

Sekilas Profil Narasumber

Nama                              : DRA. RAHMI WILANDARI , M.Pd
Tempat, Tanggal Lahir      : SURABAYA, 1 JANUARI 1965
Alamat Rumah                 : JL. SUTEDI SENOPUTRA GG CEMPAKA I/2
                                       KARANGPILANG SURABAYA 60221  JATIM
Alamat Surel                  : rahmi.smadda@yahoo.com
Blogger                          : edukasirahmiwilandari.blogspot.com
Nomor HP                      :  081235192393
Program Studi S-1          :  S1 Pendidikan Ekonomi UNESA Surabaya Tahun                                                 Lulus 1988
Program Studi S-2         :  S2 Pendidikan Ekonomi UNESA Surabaya Tahun                                                Lulus 2013
Tempat mengajar           :  SMA Negeri 21 Surabaya/ Jawa Timur
Daftar Karya  :
1. Jurnal Pendidikan Ekonomi UNESA Surabaya
   “ Pembelajaran Kooperatif Tipe Thik Pair Share dengan Media 3D Topiscape SE ( Student Edition ) untuk Meningkatkan Ketuntasan belajar Siswa ( 2013) “
2. Pemanfaatan Media Pembelajaran Audio dan Multimedia ( 2013 )
3. My Literacy for My Future ( Literasiku, Masa Depanku) ( 2017 )  Juara Tingkat Nasional KTI  Literasi tahun 2018
4. PTK“ Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dengan      menggunakan Media Kartu Remi ( Playing Cards ) untuk meningkatkan Ketuntasan Belajar Siswa pada Materi Permintaan dan Penawaran  ( 2018 )
5. Wajib dan perlukah Pendidikan Kewirausahaan di SMA ( 2019 )
     ( Artikel Ilmiah )
6. Membangun Karakter Generasi Milenial menghadapi Era Revolusi Industri 
   4.0   ( 2019 )
7. Tolak Narkoba Raih Prestasi / KTI  Anti Narkoba  ( 2020)
8. Memaknai Hardiknas di Era Pandemi Covid-19 ( 2020 )
Daftar Penghargaan :
 1. Juara 3 LKTI Majalah Media (PGRI) Tingkat Jawa Timur tahun 2013
 2. Juara Lomba Guru Menginspirasi ( KTI Literasi ) Tingkat Nasional  2018 untuk jenjang SMA / MA / SMK Penerbit PT. Erlangga,  Jakarta
 3. Pembimbing Terbaik  ke 3 “ Perbanas Banking Competition ( PBC ) Tingkat Nasional tahun 2016 jenjang SMA / MA / SMKSTIE Perbanas Surabaya
Pengalaman
1. Narasumber PJJ ( Pembelajaran Jarak Jauh ) Radio Streaming jenjang SMA Tekkomdik Info Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur  Tahun 2010 -2017
2. Narasumber Pembelajaran Online   Pro 2  RRI  Sby  95,2 FM  “ Program Indonesia Memanggil “

Rabu siang, 13 Mei 2020, diadakan kuliah online lagi dengan tema “ Menulis di Media Cetak” yang akan disampaikan oleh Ibu Dra. Rahmi Wilandari, M.Pd. Setelah Om Jay selaku moderator mempersilahkan, Bu Rahmi mengucapkan salam kehangatan dan menyapa peserta di grup gelombang 8 dengan semangat. Berikut perkenalan dari  Ibu Rahmi Wilandari.
“Perkenalkan nama saya Rahmi Wilandari. Mengajar di SMAN 21 Surabaya.  Saya juga guru biasa seperti bapak ibu semua,  jadi kita bisa sharing saja.
Saya pengampu mapel Ekonomi dan Kewirausahaan. Seperti pada umumnya para penulis punya latar belakang pendidikan Bahasa dan Sastra, sedangkan saya latar belakangnya Pendidikan Ekonomi.Awal saya tertarik untuk menulis segala apa kejadian sehari-hari , yang saya alami saya tulis.Yah... pada saat berangkat kerja ada kejadian menarik. Setiba di sekolah langsung buka laptop. Apa yang saya lihat kejadian tadi saya tulis garis besarnya.  Setelah sampai dirumah saya buka lagi laptop untuk melanjutkan cerita yang tertunda  siang hari.Saya juga tidak pandai merangkai kata-kata untuk menjadi sebuah kalimat yang fun, menjadi sebuah paragraf yang enak untuk dibaca.”

Macam-macam Penulis

Bu Rahmi mengatakan bahwa ada macam-macam penulis. Ada Penulis Cerpen,  ada penulis Novel,  ada penulis cerita bersambung ( Cerbung),ada juga penulis Ilmiah. Dari macam –macam jenis penulis sesuai dengan cara mereka menulis atau menuangkan ide ke dalam tulisan, dapat dikategorikan sebagai berikut :
1.   Penulis Fiksi
2.   Penulis non Fiksi
3.   Penulis Artikel
Penulis artikel juga dapat dikelompokkan lagi menjadi penulis buku umum dan penulis buku teks.
Bu Rahmi mengatakan , “ Janganlah enggan untuk memulai menulis”.
Jika ada waktu luang selalu habiskan untuk membaca di perpustakaan. Di perpustakaan suasananya adem,tenang untuk membaca dan bisa menginspirasi untuk menulis.
Menurut Bu Rahmi , dalam Penulisan KTI ( Karya Tulis Ilmiah ) atau artikel , dibutuhkan wawasan yang luas sehingga  harus rajin membaca ,baik buku cetakan atau ebook. Sedangkan untuk penelitian ada Penelitian Deskriptif. Penelitian Eksperimen ( penelitian murni)  dan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK). Penelitian deskriptif adalah peneliti mampu mengidentifikasi mengapa,  apa dan bagaimana fenomena sosial. Banyak sekali gejala sosial yang terkadang kita dapat memprediksinya.
Selanjutnya Bu Rahmi menyampaikan langkah-langkah membuat  PTK ( Penelitian Tindakan Kelas ) dapat dilihat dalam PPT yang disajikan oleh Bu Rahmi. Seorang guru harus dapat melaksanakan dan membuat PTK. Karena membuat PTK itu  sangat mudah bersumber dari kejadian sehari-hari  yang dialami saat mengajar. Berikut PPT tentang PTK dari Bu Rahmi :
Format laporan PTK
Halaman Judul
Halaman Pengesahan
Abstrak
(Bahasa Indonesia + Bahasa Inggris, maksimum masing-masing 150-250 kata )
KATA PENGANTAR
DARTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GRAFIK
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I    PENDAHULUAN
A. Masalah dan latar belakang masalah    Uraikan secara lugas masalah yang ingin ditanggulangi, penyebab timbulnya masalah tersebut, dan tingkat masalah yang ingin ditanggulangi oleh peneliti.

B. Rumusan masalahUraikan secara singkat bentuk tindakan yang akan diambil (misal: mengapa berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi/ TIK?), argumentasi teoretik dan/atau empirik pemilihan tindakan, dan rumuskan hipotesis tindakan sebagai landasan tindakan yang digunakan (bila dipandang memungkinkan).

C. Tujuan penelitianUraikan hasil penelitian yang diharapkan (anticipated results) dari penelitian ini.

D. Ruang Lingkup PenelitianSebutkan lingkup atau batas- batas tindakan yang akan diambil peneliti.

E. Manfaat penelitianUraikan secara jelas manfaat hasil penelitian bagi sekolah (misalnya: pengembangan kurikulum,  kebijakan, guru, maupun siswa, dsb.)
BAB II :  PEMBAHASAN, KERANGKA PIKIR DAN HIPOTESIS 
A. Pembahasan
uraikan dengan seksama dan deskriktif variabel penelitian anda (Uraikan variabel X dan Y)

B. Kerangka pikir : adalah sintaks dari hasil analisa variabel penelitian yang berbentuk skema yang menghasilkan sebuah pernyataan

C. Hipotesis : berisi dugaan sementara calon peneliti terkait variabel penelitian yang biasanya ditandai dengan kalimat :jika... maka...
BAB III : PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS  
        A.  Setting PenelitianSebutkan lokasi penelitian, waktu penyelenggaraan penelitian (misal:   Semester I, II, bulan, tahun, dst.), dan karakteristik kelompok sasaran yang menjadi subjek penelitian, serta bentuk aktivitas penggunaan ICT dalam pembelajaran.
        B. Prosedur Penelitian1. Gambaran Umum Penelitian
Uraikan gambaran umum penelitian yang dilakukan termasuk jumlah dan prosedur siklus penelitian yang dilakukan.
           -  Rincian Prosedur Penelitian
a. Persiapan Tindakan
    Sebutkan persiapan apa saja yang dilakukan (seperti analisis        diagnostik untuk menspesifikasi masalah dan rincian penyebab             timbulnya masalah), pembuatan alat-alat  berbasis TIK dalam              rangka tindakan, dan lain-lain yang terkait dengan pelaksanaan  tindakan di kela
b. Implementasi Tindakan
Deskripsikan tindakan yang akan diambil, skenario kerja tindakan, dan prosedur tidakan yang digunakan penelit
c. Pemantauan dan Evaluasi
Uraikan Prosedur pemantauan dan evaluasi tindakan, alat- alat pemantauan dan evaluasi yang digunakan, beserta kriteria keberhasilan tindakannya
          d. Analisis dan Refleksi
Uraikan prosedur analisis hasil pemantauan dan refleksi terhadap tindakan yang telah diambil, tim yang terlibat dalam analisis hasil pemantauan dan refleksi, kriteria dan rencana bagi tindakan daur ulang
BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Sajikan hasil penelitian atau temuan setelah tindakan dilaksanakan dan penyajian temuan harus sesuai dengan masalah yang telah dirumuskan, dan dilakukan pembahasan secara lengkap tentang temuan atau hasil PTK tersebut. Pembahasan hendaknya memberikan penjelasan tentang kegagalan maupun keberhasilan penerapan TIK dalam pembelajaran, tentu bila salah satu atau keduanya ada, suatu tindakan
BAB V : SIMPULAN DAN SARAN  
      A. Simpulan
       Simpulkan hasil penelitian yang diperoleh secara lengkap,  sesuai dengan  masalah yang diteliti

B. Saran- saran
           Ajukan saran- saran untuk penerapan hasil penelitian dan           kemungkinan penelitian lebih lanjut dimasa mendatang.
    DAFTAR PUSTAKA
   LAMPIRAN-LAMPIRAN
      1. Silabus
        2. Materi Ajar
        3. RPP
        4. Media Pembelajaran
        5. Nilai dan daftar hadir siklus 1-3
        6. Lembar  Pengamatan Aktivitas Guru
        7. Lembar  Pengamatan Aktivitas Siswa
        8. Foto kegiatan Penelitian
9. Lampiran lain-lain ( Undangan Seminar, Panitia Seminar, Notulen Seminar, Surat Pernyataan Keoriginal Penelitian , Surat Keterangan Waktu Penelitian , Penyerahan PTK ke Perputakaan Sekolah)
 Contoh abstrak dalam bahasa Indonesia
 Wilandari, Rahmi. 2018. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a match( Mencari Pasangan)dengan Media Kartu  Remi untuk meningkatkan Ketuntasan Belajar Siswa Materi Permintaan dan Penawaran
Di Kelas X IIS 1 SMAN 21 Surabaya
.
              Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menerapkan pembelajaran  Kooperatif Tipe Make a Match ( Mencari Pasangan ) dengan Media Kartu Model Remi  untuk meningkatkan Ketuntasan belajar Siswa kelas X IIS1  di SMAN 21 Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari 3 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas X IIS1  SMA Negeri 21 Surabaya.Tehnik Analisa data untuk validitas soal menggunakan rumus korelasi Product Moment Pearson
              Kesimpulan dari hasil penelitian  bahwa : (1) Rata-rata hasil Belajar siklus pertama  76,49 pada siklus kedua rata-rata hasil belajar : 78,92 dan pada siklus ketiga rata-rata hasil belajar  : 84,32 , (2) Pada siklus pertama siswa yang dinyatakan tuntas sebesar 64,86 %, sedangkan untuk siklus kedua siswa yang dinyatakan tuntas sebesar 75,68 % untuk siklus ketiga  yang tuntas 89,19 %.  (3) adanya respon positif dari siswa terhadap penerapan Kartu Model Remi sebagai media pembelajaran. Berdasarkan angket respon siswa sebagian besar siswa setuju dan sangat setuju dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dengan Kartu Model Remi. Hal ini dapat disimpulkan     bahwa Pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match dengan Media Kartu Remi dapat meningkatkan ketuntasan Belajar Siswa di SMAN 21 Surabaya

        Kata kunci : Kooperatif  Make a Match  , Ketuntasan Belajar Siswa, Media Kartu Model Remi

Contoh abstrak dalam bahasa Inggris
Wilandari, Rahmi. 2018. Application of Cooperative Learning Type Make a match (Looking for Couples) with Playing Card Media to enhance Student Learning Completeness Request and Supply Materials
In Class X IIS 1 of SMAN 21 Surabaya
               This research was conducted with the aim of applying Cooperative Learning Type Make a Match (Looking for Couples) with the Media Rummy Model Card to improve the mastery learning of Grade X IIS1 students at SMAN 21 Surabaya. This type of research is a classroom action research (CAR), which consists of 3 cycles. The research subjects were students of class X IIS1 of SMA Negeri 21 Surabaya. Data Analysis Techniques for the validity of the questions using the Pearson Product Moment Correlation Formula  
                Conclusions from the results of the study that: (1) The average learning outcomes of the first cycle 76.49 in the second cycle the average learning outcomes: 78.92 and in the third cycle the average learning outcomes: 84.32, (2) In the cycle first students who declared complete by 64.86%, while for the second cycle students who were declared complete by 75.68% for the third cycle who completed 89.19%. (3) there is a positive response from students towards the application of the Rummy Model Card as a learning medium. Based on student response questionnaires, most students agreed and strongly agreed with the application  of Make a Match type cooperative learning with Rummy Model Cards. It can be concluded that the Cooperative Learning type Make a Match with Rummy Card Media can improve the completeness of Student Learning in SMAN 21 Surabaya 
   
  Keywords: Cooperative Make a Match, Student Learning Completeness, Media Rummy Model Cards

Berbagi Pengalaman tentang PTK
Ibu Rahmi pertama kali ikut lomba KTI ( PTK) pada  tahun 2013. Saat melakukan penelitian , beliau tidak punya target untuk menang lomba. Niatnya ingin mencari pengalaman . Saat itu gencar-gencarnya workshop-workshop tentang Penulisan PTK dan Karya Ilmiah. Banyak guru pada penasaran bagaimana menulis PTK. Sebuah keberhasilan harus disertai usaha, semangat serta kerja keras. Dan semua pseserta di grup ini juga selalu bersemangat, bekerja keras , dan berusaha pasti juga akan menjadi penulis yang hebat. Sedangkan dalam penulisan PTK, sumber utamanya bagi guru, adalah berdasarkan temuan-temuan yang dihadapi saat mengajar. Dan harus rajin membaca-baca PTK orang lain lewat internet atau media yang lain.  Antara PTK dan Best Practice tidak sama .Best Practice adalah pengalaman terbaik.
Dalam menulis memang ada pasang surutnya. Kadang emosi sseorang tidak stabil. Kadang bersemangat, namun terkadang tidak mood untuk menulis.  Jika penyakit malas kambuh maka enggan lagi menulis. Maka mulailah belajar disiplin diri dengan menulis setiap hari. Insya'allah kalau sudah terbiasa akan enak,  dan akan kecanduan untuk selalu menulis dan menulis.
Penulisan Artikel di Media Massa
Selanjutnya Bu Rahmi mengatakan tentang ciri -ciri artikel yang mudah dimuat di media  cetak:
·         Membahas suatu permasalahan yang sedang trend di masyarakat.
·       Menulis artikel bisa dari kejadian, peristiwa atau gejala yang ada di sekitar kita sehari-hari.
·         Biasanya isi dalam artikel  memuat latar belakang permasalahan, solusi dan kesimpulan
  • Panjang paragraf dalam artikel berbeda-beda tergantung kriteria dari penerbit, tapi biasanya maksimal 11 paragraf.
  • Untuk penulisan artikel imiah sedang, jumlah kata antara 1500-2000 kata, sedangkan untuk artikel ilmiah pendek jumlah katanya 500-1000 kata.
  • Artikel ditulis di kertas ukuran  A4 dengan jumlah halaman antara 3-4 halaman dengan spasi 1,5.
Dalam menulis artikel kuncinya adalah ada masalah, ada bahasan,  ada solusi terus kirim ke redaksi majalah atau surat kabar. Setelah itu akan mendapatkan COIN dan POINT. COIN artinya akan mendapatkan honor,  sedangkan POINT akan mendapatkan nilai 2 untuk kenaikan pangkat jika dimuat di majalah/surat kabar nasional. Kalau dimuat di surat kabar dan majalah regional / provinsi akan mendapat nilai 1,5. Tata aturan penulisan dan isi dari artikel ilmiah haruslah sesuai dengan ketentuan yang ada. Semua aturan teknis yang menjadi syarat penulisan artikel ilmiah harus dipenuhi sehingga pengiriman naskah ke media massa tidak sia-sia. Artinya bahwa jika tulisan artikel kita sudah memenuhi persyaratan dari penerbit atau media yang kita tuju, maka artikel kita akan berpeluang besar untuk dimuat. Dengan dimuatnya artikel kita di media massa akan akan mendatangkan coin maupun poin. 
Selamat menulis artikel. Terus menulis dan menulis setiap hari. Dengan mendisiplinkan diri untuk terus menulis maka akan mendatangkan banyak manfaat dan keberkahan dalam kehidupan .
                                                Gunungkidul, 13 Mei 2020




2 komentar:

BUNGA RENGGANIS, MANIS

  BUNGA RENGGANIS, MANIS oleh : Enis Bunga rengganis ?? Apakah betul tanaman ini namanya bunga rengganis? Nama rengganis dari tanaman ini di...