Rabu, 16 November 2022

KELAS 2 :PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN "GAME BASED LEARNING"


OLEH : ENI SETYOWATI

Pembelajaran di kelas bawah akan lebih menyenangkan dan bermakna jika dikemas dengan permainan atau game. Hal itu akan semakin mengasah kepekaan rasa,pengetahuan dan pengalaman mereka,  juga  memantik kreativitas maupun aktivitas anak-anak dalam bereksplorasi dengan alam sekitarnya / lingkungannya. 


Kamis pahing, 17 November 2022, kelas 2 SD N Wiladeg, bersama Ibu guru Dyah Ringgit Prasasti,S.Pd. mengadakan pembelajaran di luar kelas, bertempat di halaman sekolah. 
Bu Dyah bersama siswa siswinya berada di halaman untuk mengadakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan yaitu bermain ular tangga. 
Dalam pembelajaran berbasis permainan ini (game based learning ) ini anak -anak diajak untuk saling berkolaborasi antara siswa yang satu dengan siswa yang lain, mereka diajak untuk belajar berhitung, belajar tentang memahami petunjuk yaitu bermuatan pelajaran bahasa Indonesia, juga pelajaran PJOK melebur dalam permainan ini.
 
Anak-anak  menjadi senang sekaligus berolahraga yang membuat tubuh mereka menjadi aktif, segar bugar dan sehat karena mereka juga berkeringat , berjemur di bawah sinar mentari yang hari ini lumayan bersinar dengan teriknya.

Selamat menikmati permainan dan pembelajaran bersama Bu Dyah untuk siswa siswi kelas 2, belajar sambil bermain. Permainan yang membelajarkan anak-anak. Sukses selalu ....sehat selalu...bahagia selalu ....



Wiladeg, Kamis pahing 17 November 2022

Selasa, 15 November 2022

KELAS 3 "MEMBUAT BONSAI TUNAS KELAPA"

"MEMBUAT BONSAI TUNAS KELAPA"

 PROBLEM BASED LEARNING & PRODUCT BASED LEARNING IN THIRD GRADE SD N WILADEG

( Pembelajaran berbasis masalah dan berbasis produk bagi kelas 3 SD N Wiladeg Karangmojo)

BY : ENIS

Problem Based Learning and Product Based Learning in third grade SD N Wiladeg Karangmojo are a methode or how order the student get about knowledge , experience and a valuable lesson of their life's.

(Pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran berbasis produk bai kelas 3 SD N Wiladeg Karangmojo adalah sebagai suatu cara atau bagaimana agar siswa mendapatkan pengetahuan, pengalaman dan pelajaran berharga dalam hidup mereka)

Satu lagi pembelajaran yang membuat anak-anak senang dan bersemangat yaitu pembelajaran berbasis masalah dan berbasis produk . Yaitu anak-anak diajak membuat sebuah produk berupa bonsai tunas kelapa yang dibawa oleh salah seorang anak bernama Grace. Dimana Grace berkolaborasi dengan orang tuanya telah dengan sukarela menyiapkan dan membawa 5 buah tunas kelapa yang sudah lumayan besar.

Disitu ada masalah yang hendak dipecahkan bersama oleh siswa siswi kelas 3. Dengan adanya  5 buah tunas kelapa tersebut mau dijadikan apa, bagaimana pemecahannya sehubungan dengan akan diadakannya expo school Gerakan Sekolah Menyenangkan yang rencana akan diadakan minggu akhir bulan November ini. 

Dari hasil jajak pendapat / saran /rembugan siswa siswi kelas 3, akhirnya diputuskan untuk membuat bonsai tunas kelapa. Dan bonsai tersebut nantinya harus dibuat semenarik mungkin, sebagus mungkin agar hasilnya mendekati maksimal, sehingga layak untuk diikutkan dalam expo school atau pameran sekolah mendatang.

Hari Selasa, 15 November 2022  dimulailah  bekerjasama dalam kelompok-kelompok kelas 3 yang terbai menjadi 5 kelompok 3 kelompok putra dan 2 kelompok putri. 

 Masing-masing kelompok mulai mengerjakan pekerjaan awal yaitu dengan membersihkan sisa-sisa serabut kulit kelapa di tempurung tunas kelapanya. Bahkan ada beberapa kelompok yang hasilnya sudah cukup bagus dan halus. Tinggal tahap penyelesaian diamplas dan diberi semprotan zat agar menjadi mengkilap serta dipoles dan dikreasi sesuai kreativitas masing-masing kelompok.

Selamat dan semangat untuk berprakarya , anak-anak hebat. 






Wiladeg, Selasa 15 November 2022






"BERSAHABAT DENGAN ALAM" PEMBELAJARAN DI LUAR KELAS BAGI KELAS 3

 

OLEH : ENI SETYOWATI

"Bersahabat dengan Alam" adalah sebuah tema yang selaras dengan materi-materi pembelajaran di kelas 3 semester 1 tentang pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup, menyayangi tumbuhan dan hewan, benda-benda di sekitar kita serta hak dan kewajiban sebagai makhluk individu maupun sosial.

BERSAHABAT DENGAN ALAM sebagai salah satu  model pembelajaran berbasis praktik dan proyek bagi kelas 3 SD N Wiladeg Karangmojo 















Selasa, 15 November 2022, kelas 3 SD N Wiladeg kembali ke alam. Mereka antusias dan senang sekali jika diajak untuk pembelajaran di luar kelas. 

Hari ini , ada jam olahraga. Namun berhubung belum ada guru olahraganya karena guru yang lama sudah purna, maka guru kelas sekaligus mengampu dan merangkap sebagai guru penjasorkes.

Anak-anak kelas 3 hari ini melewati berbagai pembelajaran dalam hidupnya. Ada pembelajaran tentang kesehatan , olah raga, PPKN, Bahasa Indonesia, SBdP, matematika,ilmu pengetahuan alam juga ilmu pengetahuan sosial.

Ana-anak kelas 3 belajar bermusyawarah , menyatukan pendapat lewat pembentukan kelompok , memilih nama kelompok sesuai tema yaitu nama-nama tanaman/tumbuhan. Dalam pemilihan nama-nama tumbuhan atau tanaman untuk kelompok mereka, siswa-siswi kelas 3 juga belajar bahasa Indonesia dengan berliterasi yaitu harus menuliskan mengapa memilih tanaman itu untuk nama kelompok mereka ? Apa alasannnya?  Apa manfaat dari tanamam / tumbuhan yang mereka pilih ?  Kemudian dilanjutkan mereka saling bekerjasama dalam menyiapkan media tanam.

Selama berada di luar kelas, anak-anak sambil berjemur di bawah sinar matahari yang hari itu bersinar dengan cerahnya. Tak ayal , anak-anak yang bekerja secara berkelompok itupun mandi keringat, karena masing-masing anak beraktivitas mengambil tanah dan pupuk kandang untuk dicampur dan dijadikan sebagai media tanam . 

Justru dengan keringat yang membasahi tubuh mereka itu, akan menyehatkan tulang-tulang mereka dengan vitamin D yang dikirimkan Tuhan lewat sinar matahari yang lumayan terik. Dan sinar matahari itu juga bermanfaat untuk membunuh virus-virus yang kini dijuluki covid-19 . 

Hal itu harus disyukuri oleh anak-anak akan nikmat Tuhan yang disediakan oleh alam secara berlimpah dan gratis tersebut. Disinilah pembelajaran dan pembentukan karakter religius yang bisa dilakukan siswa siswi kelas 3.

Setelah kegiatan pembelajaran di luar kelas dengan menyiapkan media tanam dilanjutkan menanam tanaman /tumbuhan berupa jahe putih, jahe merah, tomat, tumbuhan paku yang pernah ditemui dalam pembelajaran di luar kelas yang lalu. Selanjutnya siswa siswi kelas 3 menaruh dan mengatur pot-pot mereka di depan kelas 3 dengan rapi dan teratur agar kelihatan indah dan sedap dipandang mata . Hal ini masuk pembelajaran seni keindahan.

Hasil praktik penanaman  hari ini, tumbuh dan kembangnya akan ditunggu hasilnya sampai beberapa waktu yang akan datang. Dan perawatan tanaman tersebut akan menjadi tanggung jawab masing-amsing kelompok beserta para anggotanya. 

Inilah pembelajaran berbasis praktik dan proyek secara sederhana bagi kelas bawah, kelas 3. Semoga menjadi bekal bai kecakapan hidup anak-ana di masa -masa mendatang . Semoga menjadi pengalaman yang berharga buat anak-ana kelas 3 dan bermanfaat dala kehidupannya kelak.

Wiladeg, Selasa 15 November 2022

 


 

"SRIKANDI" AINI KEMBALI BERAKSI DENGAN ECOPRINTNYA

OLEH : ENIS

BATIK ECOPRINT made in & merk SEDAWI (Sekolah Dasar Wiladeg)  bimbingan Ibu Guru milenial Nur Aini ,S.Pd.SD. kembali merajai alias mewarnai pendopo / aula SD N Wiladeg  dengan corak-coraknya / motifnya yang khas berasal dari dedauan.






Selasa, 15 November 2022, kelas 6 di bawah bimbingan ibu gurunya yang cekatan Ibu Nur Aini,S.Pd.SD, kembali melaksanakan pembelajaran berbasis praktik dan product serta proyek alias pembelajaran multi basis ( multi based learning). Setelah beberapa saat lalu sekitar dua mingguan sebelumnya sudah diadakan praktik membatik ecoprint oleh Bu Aini bersama siswa-siswinya tersebut. 
Mengapa dikatakan multi basis ? 

Karena membuat batik ecoprint itu bisa dikatakan berbasis praktik, yaitu siswa diajak praktik /mengerjakan langsung membuat batik ecoprint.
Dikatakan berbasis produk, karena dari hasil praktik langsung tersebut ada hasil / produk yang didapatkan yaitu berupa batik ecoprint dengan berbagai motif daun.

Dikatakan berbasis proyek karena pembuatan batik ecoprint tersebut dimulai dari persiapan bahan/kainnya, yang dimordan (diproses dengan campuran beberapa bahan/zat ) terlebih dahulu agar hasilnya bagus dan awet. Setelah dimordan, dijemur, dikukus,didiamkan beberapa hari atau beberapa jam. Baru proses pewarnaan dengan bahan-bahan tumbuhan , baik itu dari kulit secang, kulit mahoni, atau tumbuhan lain yang menghasilkan warna alami.
Setelah itu diproses lagi dengan menata dedaunan di atas kain, digulung, dikukus, dan serentetan langkah pembuatan batik ecoprint yang membutuhkan beberapa hari/ wktu sehingga nantinya akan dihasilkan sebuah produk berupa batik ecoprint aneka warna dan motif seperti dalam foto-foto terlampir.

Wow, ilmu kecakapan hidup yang luar biasa bagi anak-anak. Mereka dapat belajar banyak dari pembuatan batik ecoprint ini. Ada pembelajaran karakter yaitu kembali  mencintai alam ciptaan Tuhan dengan memanfaatkan daun-daunan, mandiri,saling kerjasama, kesabaran,tanggungjawab dan masih banyak lagi karakter yang dapat digali dari sini. 

Mereka juga menjadi lebih kreatif, inovatif,bernalar kritis dengan memilah dan memilih tumbuhan/daun apa yang dapat menghasilkan warna dan motif yang bagus, sekaligus mereka belajar tentang jenis-jenis tumbuhan/tanaman beserta manfaat dan ciri-cirinya.
Pengalaman langsung yang dirasakan, dialami siswa siswi kelas 6 ini akan membekas seumur hidup mereka. Bahkan hal tersebut dapat memantik jiwa kewirausahaan mereka kelak, karena di dalamnya juga mengembangkan tema dari profil pelajar Pancasila yaitu tentang Kewirausahaan.

Sukses untuk anak-anak kelas 6 , semoga ilmu yang kalian dapat dari bangku sekolah dasar dapat bermanfaat dan berkah bagi hidup kalian kelak.
Good luck to you Bu Aini, guru multi talenta .....

Wiladeg, Selasa 15 November 2022






Senin, 14 November 2022

PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIK DAN PRODUK KELAS 5

"PENGOLAHAN JAHE MERAH MENJADI SERBUK MINUMAN YANG BERKHASIAT" 

by : ENIS



 



 

"Srikandi" kelas 5 Ibu Jayanti Nur Indah Sari,S.Pd., pada Selasa 15 November 2022, bersama siswa siswinya  kelas 5 SD N Wiladeg Karangmojo  mengadakan pembelajaran berbasis praktik dan produk (Practic based learning & product based learning ) sesuai dengan tema / materi kelas  5.Anak-anak kelas 5 sangat antusias dan senang sekali dapat praktik langsung bersama gurunya. 

Dari pembelajaran praktik sekaligus produk ini ada pembelajaran kewirausahaan dan keraifan lokal yang sesuai dengan tema-tema profil pelajar Pancasila . 

Dalam pembelajaran berbasis praktik dan produk ini , anak -anak diajak aktif berpikir/bernalar kritis dan memecahkan masalah yang merupakan salah satu ciri pembelajaran abad 21 .

Selain itu anak diajari untuk bekerjasama dalam tim, kekompakan, serta mengenal bahan-bahan alam yang ada di sekitar yang dapat diolah menjadi suatu produk yang dapat dijual sehingga menghasilkan uang. 

Dari situ anak diajari untuk  mendapatkan pengalaman, ketrampilan sehingga menjadi kecakapan hidup yang dapat dijadikan bekal bagi hidup anak-anak di masa mendatang.

 Dalam proses pengolahan jahe merah menjadi serbuk jahe ini sangat membutuhkan pemikiran yang saling bersinergi antara satu anak dengan anak yang lain dalam kelompok, membutuhkan kesabaran dalam proses memasak jahe sehingga menjadi serbuk jahe. 

Banyak manfaat yang didapatkan dari pengolahan jahe merah ini.  Jahe merah sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Jahe merah dapat dibuat berbagai olahan  minuman maupun makanan.

Dari awal persiapan , proses hingga pengemasan serbuk jahe merah, dilewati anak-anak kelas 5 berkolaborasi dan bersinergi dengan wali kelasnya dengan perasaan senang dan puas serta bahagia karena mereka dapat menghasilkan sesuatu yang sangat bermakna dalam hidup mereka, yang akan menajdi pengalaman yang amat berkesan yang akan membekas dalam hidupnya.

Wiladeg, Selasa 15 November 2022


Minggu, 13 November 2022

DUA SRIKANDI "AINI DAN JAYANTI" BERAKSI

 OLEH : ENIS


APRESIASI POSITIF TUMBUHKAN KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA

 OLEH : ENIS




Apresiasi atau penghargaan kepada orang lain , kepada siswa atau komunitas tertentu dapat memberikan pengaruh yang  positif, yang  sangat besar manfaatnya bagi perkembangan psikis sesorang. Bentuk apresiasi atau penghargaan itu banyak ragamnya. Mulai dari apresiasi yang besar sampai yang kecil. Mulai dari yang berwujud materi maupun spirit . Mulai dari pemberian hadiah barang sampai yang berupa kata-kata atau ucapan. 

Apresiasi dari Kepala Sekolah

Senin, 14 November 2020, ketika upacara bendera yang dilaksanakan oleh SD Negeri  Wiladeg Karangmojo Gunungkidul,berjalan dengan tertib dan khidmat. Upacara diikuti oleh seluruh warga besar sekolah terdiri dari siswa-siswi kelas 1 sampai kelas 6, para guru , karyawan,karyawati 

Selesai upacara,pada acara pengumuman-pengumuman, ada sekilas pangandikan dari Ibu Suparmiasih,S,Pd, selaku kepala sekolah SD N Wiladeg. 

Pada kesempatan itu , beliau menyampaikan penghargaan atau apresiasi yang besar dan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas jalannya upacara bendera  yang tertib dan khidmat. Baik itu petugas, maupun peserta upacara melaksanakan peran dan fungsinya masing-masing dengan baik. 

Semoga semua kegiatan positif dan baik pada upacara hari ini akan menjadi awal yang baik pula untuk membentuk siswa-siswi menjadi generasi muda, generasi penerus bangsa yang taqwa, cerdas, mandiri, bertanggung jawab,disiplin untuk  bekal  hidup bertumbuh dan berkembang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara guna membangun Indonesia jaya di masa-masa mendatang. Hidup SD Wiladeg, Jaya,Jaya .

Wiladeg, Senin,14 November 2022

AKSI KELAS E PEMBELAJARAN MENDALAM

REFRESHING  DIRI DAN HATI KELAS E DIKLAT PEMBELAJARAN MENDALAM Oleh: ENIS Pantai Indrayanti : Ekspresi diri dan hati kelas E setelah sekian ...